24 Juli 2008

perahuku

salahku yang tak pernah bisa bersikap tegas,
tak pernah menambal celah..
ku biarkan air danau perlahan memenuhi perahuku..

padahal aku tahu, jika tak segera di tambal.. lama2 akan karam..

sungguh ak tak ingin ini terjadi,

mungkin benar, sebaiknya ak segera menaiki kapal pesiarku,
tuk mengarungi samudra tanpa batas

namun, apa kuasaku.. kapalku tak jua menghampiri..